Deretan komponen yang diklaim MSI sebagai “produk berkelas militer” pada bagian VRM
Beralih ke bagian panel belakang, konektor yang dimiliki MSI 880GMA-E45 terbilang cukup lengkap. Anda yang berniat menggunakan graphics on-board motherboard ini bisa memilih di antara tiga jenis output display yang tersedia: D-SUB, DVI, dan HDMI. Graphics ATI Radeon HD 4250 yang terintegrasi di chipset AMD 880G memang mendukung penuh ketiga fungsi output display ini.
Selain itu, ada pula 6 buah port USB, dua di antaranya yang berwarna biru adalah port USB 3.0. Tunggu dulu, USB 3.0? Tentu saja, karena Southbridge SB850 tidak mendukung USB 3.0 secara native, produsen-produsen motherboard lantas menambahkan solusi mereka sendiri agar produknya dapat mendukung USB 3.0, tak terkecuali MSI dengan 880GMA-E45. Sebagai controller-nya, MSI memilih chip buatan NEC. Kami sempat menguji kinerja controller tersebut di kesempatan lain, dan hasilnya boleh dikatakan cukup memuaskan. NEC merupakan pembuat salah satu chip controller USB 3.0 terkencang yang berhasil kami temui sejauh ini. Pemasangan chip tersebut menggenapkan dukungan peripheral terbaru yang bisa Anda temukan di motherboard ini: SATA 6Gb/s dan USB 3.0.
Dari total enam buah port USB, dua yang berwarna biru adalah port USB 3.0 yang mendukung kecepatan transfer data lebih tinggi dibandingkan port USB 2.0.
Sementara itu, untuk pernak-pernik ekstra yang disertakan dalam kemasan, MSI menyediakan barang-barang kebutuhan dasar seperti buku manual multi-bahasa, panduan instalasi, backpanel bracket, serta sebuah DVD berisi driver dan utility. Ada pula buku manual khusus untuk software MSI Control Center yang disertakan dalam DVD. Sayangnya, MSI hanya menyediakan Kabel IDE dan SATA masing-masing sebanyak satu buah saja. Meskipun tidak terlalu penting, mungkin akan lebih baik jika ada lebih banyak kabel SATA yang disertakan. Akan tetapi, peralatan tambahan yang disediakan masih termasuk cukup untuk kelas harganya.
Inilah peralatan pelengkap yang terdapat dalam paket penjualan MSI 880GMA-E45
BIOS MSI 880GMA-E45 sarat dengan parameter tuning melalui menu khas MSI, cell menu. Hampir segala hal yang berkaitan dengan sistem, seperti voltase CPU dan timing memori, dapat diatur di sini. Kami juga menemukan parameter khusus bernama “Unlock CPU-Core” yang jelas-jelas menyatakan fungsinya sebagai “pembuka” core fisik pada beberapa prosesor AMD. Dilihat dari parameter yang disediakan, seharusnya fungsi ini bisa membuka hingga enam core prosesor. AMD sendiri hingga saat ini belum mengeluarkan prosesor 6-core yang satu atau beberapa core-nya dimatikan tetapi bisa dinyalakan kembali seperti pada Sempron dan Athlon II x3 dulu.
Terdapat fungsi unlock CPU core di bawah cell menu pada BIOS
Selain paket driver dan software utility bawaan (seperti Overclocking Center dan Control Center, serta AMD Overdrive), MSI juga memberikan bonus berupa software sekuriti Norton Internet Security 2010. Masa aktif yang diberikan lumayan panjang, yaitu 60 hari. Jadi, komputer baru Anda dapat langsung terlindungi dari ancaman malware berbahaya begitu selesai dirakit. Jika mengaktifkan (renew) software ini sebelum masa berlakunya habis, Anda akan memperoleh diskon sebesar 21% dari MSI.
MSI Control Center memungkinkan pengguna mengubah setting BIOS selagi berada di dalam Windows
Software Norton Internet Security 2010 dapat turut serta Anda temukan dalam DVD
Pengujian Kinerja
Usai membahas perlengkapan dan feature, sekarang marilah kita lanjutkan ke uji kinerja. Berikut ini penjabaran lengkap platform pengujian kami.
Hardware
Prosesor: AMD Phenom II X6 1055T
Memori: Kingston Hyper X PC-16000 DDR3, 2 GB (2×1 GB)
Hard disk: Western Digital Caviar Black, 500 GB (32 MB Cache)
Power Supply: Gigabyte 460 watt
Monitor: AOC E936VW, 18,5” (1366×768)
Input: Mouse dan keyboard Genius
Software
Operating system: Windows 7 Ultimate (32-bit)
Driver chipset: AMD North Bridge Filter Driver (1.3.1.49), AMD SATA AHCI Driver (1.2.0.164)
Driver on-board graphics card: ATI Display Driver (8.7)
Kami menggunakan rangkaian software di bawah ini untuk melakukan benchmarking.
Sysmark 2007
Suite pengujian sistem dari Bapco yang menggunakan basis aplikasi-aplikasi real world yang umum dipakai oleh para pengguna komputer. Cakupan pengujian Sysmark 2007 cukup luas, termasuk skenario office dengan aplikasi Microsoft Word, Excel, Outlook dan sebagainya, hingga skenario produktivitas dengan aplikasi-aplikasi yang terhitung “agak” berat seperti Adobe After Effects dan Photoshop, serta 3D Studio Max. Walhasil, Sysmark mampu memberikan gambaran mengenai kinerja sebuah system di hampir semua kondisi penggunaan. Skor akhir dinyatakan dalam jumlah poin.
Left 4 Dead
Para penggemar game FPS pasti sudah tak asing lagi dengan judul game yang satu ini. Left 4 Dead menggunakan engine source yang, meskipun sudah cukup berumur, kinerjanya bergantung pada kinerja sistem secara keseluruhan (bukan hanya graphics card). Karena itulah, game ini disertakan dalam pengujian. Kami merekam 2 timedemo buatan sendiri. Satu timedemo (CPU) dirancang untuk condong memberikan beban pada prosesor, sedangkan timedemo yang lain (GPU) kami buat untuk membebani sub-sistem grafis. Skor pengujian dinyatakan dalam satuan FPS (Frame Per Second). Kami menggunakan resolusi 1024×768 dan menyetel tampilan grafis pada posisi terendah untuk melihat kinerja on-board graphics motherboard sekaligus kinerja keseluruhan sistem di pengujian ini.
Winzip
Software ini kami gunakan untuk mengukur kinerja sistem dalam mengompresi file. Kami menyediakan sebuah folder berisi ratusan file dan folder (ukuran total sekitar 700 MB) untuk dikompresi. Untuk menambah beban, digunakan pula enkripsi AES 256-bit. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan kompresi kemudian diukur.
Cyberlink Media Espresso
Benchmark terakhir adalah encoding video menggunakan software Media Espresso dari Cyberlink. Kami menggunakan klip video High-Definition format AVI (1920×1080) berdurasi 1 menit 56 detik, serta mengubahnya ke format MP4 dengan dua resolusi: 1920×1080 (transcoding) dan 720×480 (encoding). Sama seperti pengujian kompresi, kami mengukur waktu yang diperlukan sistem untuk menyelesaikan kedua konversi video.
HASIL PENGUJIAN KINERJA
Untuk keperluan mengukur kinerja, kami mengatur setting BIOS pada kondisi default. Feature Cool ‘n Quiet dinyalakan agar prosesor Phenom II x6 dapat menaikkan kecepatan dengan feature turbo yang dimilikinya. Penjabaran lengkap hasil pengujian dapat Anda lihat di bawah.
Sysmark 2007
| E-Learning |
149 |
| Video Creation |
219 |
| Productivity |
149 |
| 3D |
203 |
| Preview Rating |
177 |
Left 4 Dead
| CPU (Low 1024×768) |
30.04 FPS |
| GPU (Low 1024×768) |
20.88 FPS |
Winzip
| Kompresi AES 256-bit |
1 menit 22 detik |
Media Espresso Encoding
| Transcoding ke 1920×1080 |
3 menit 45 detik |
| Encoding ke 720×480 |
48 detik |
Tabel-tabel skor di atas menunjukkan bahwa kinerja motherboard ini secara keseluruhan cukup baik. Untuk aplikasi produktivitas harian, performanya sudah lebih dari cukup. Berkat prosesor hexa-core AMD Phenom II x6, kinerja multimedianya pun meyakinkan. Encoding video dapat diselesaikan dengan cepat. Sementara itu, graphics card Radeon HD 4250 yang terintegrasi rupanya agak kepayahan menangani aplikasi game yang ringan sekalipun. Akan tetapi, solusi graphics on-board dari MSI 880GMA-E45 ini masih mampu memutar konten video full-HD dengan mulus.
Kesimpulan
AMD memang menyediakan platform yang cukup mengiurkan dengan Phenom II x6 plus chipset seri 800. Dinilai dari segi harga, motherboard dengan chipset AMD seri 800 rata-rata berharga relatif terjangkau. Biaya perakitan secara keseluruhan pun dapat ditekan lebih jauh melalui varian motherboard dengan chipset all-in-one seperti MSI 880GMA-E45 ini. Anda cukup menyediakan uang sekitar US$ 133 untuk membawa pulang motherboard tanpa perlu menambah biaya untuk graphics card add-on. Cukup kompetitif bila dibandingkan dengan produk-produk sejenis yang juga menggunakan chipset AMD 880G. Di motherboard ini masih tersedia pula nilai tambah berupa komponen berkualitas dan dukungan komplit untuk peripheral masa depan (USB 3.0 + SATA 6Gb/s).
Berkat form factor mini-ATX, motherboard ini juga tidak terlalu banyak memakan tempat di dalam casing. Namun, karena faktor bentuk itu pula ia tak dapat mendukung banyak slot ekspansi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Anda hanya dapat memasang paling banyak satu buah card tambahan di slot PCI dan PCI-Express x16, serta dua buah card di slot PCI-Express x1, itupun kalau Anda tidak berniat memasang graphics card tambahan. Salah satu slot PCI-Express x1 akan terhalang apabila terdapat graphics card add-on.
Biarpun mungkin terkesan sebagai solusi hemat biaya, kinerja motherboard ini ternyata cukup tinggi. Ditambah dengan konektivitas display output yang komplit, lengkaplah motherboard ini sebagai sarana media-PC Anda. MSI 880GMA-E45 cocok dipakai untuk basis sistem multimedia yang tidak terlalu difokuskan untuk keperluan gaming, melainkan playback dan encoding content. Apalagi ketika dipasangkan dengan prosesor berbasis AMD Thuban yang memiliki 6-core. Berdasarkan pengalaman kami, di aplikasi multimedia seperti Cyberlink Media Espresso, kinerja prosesor ini bisa lebih tinggi hingga 50% dibandingkan pendahulunya pada clockspeed yang sama. Tambahkan harddisk serta SSD SATA 6Gb/s, dan Anda sudah memiliki sistem multimedia yang komplit serta dapat diandalkan.
Karena itulah, MSI 880GMA-E45 sesuai untuk pengguna komputer casual yang memakai PC untuk menyelesaikan tugas sehari-hari sekaligus menikmati hiburan lewat fasilitas multimedia. Untuk penggunaan sehari-hari menggunakan aplikasi produktivitas maupun multimedia tersebut, kinerjanya dijamin tidak mengecewakan. Pemain game juga masih dapat dipuaskan dengan kinerja motherboard ini, dengan syarat menambah graphics card add-on di slot PCI-Express x16 yang tersedia.
Kelebihan:
- Feature cukup lengkap
- Tambahan port USB 3.0
Kekurangan:
- Tidak terlalu banyak menyertakan perlengkapan tambahan
- Slot ekspansi terbatas
MSI 880GMA-E45
Distributor: Alfa Artha Andaya (021 6220 0000)
Harga: 1.200.000 (per 12 Oktober 2010)
Data Teknis
Prosessor: AMD Socket AM3
Chipset: AMD 880G
On-board Graphics: ATI Radeon HD 4250
Output Graphics Card Onboard : D-SUB, DVI, HDMI
Multiplier: Auto
Faktor Bentuk: mini-ATX
AGP/PCI/PCIe x16/PCIe x1: 0/1/1/2
USB/Firewire/Serial/Pararel/eSATA: 6/0/1/0/0
PATA/SATA Port: 1/6
DDR3 Slot: 4
Perlengkapan:
Buku Manual, Quick Installation Guide, Panduan Software MSI Control Center, DVD Driver dan software, Backpanel, Kabel SATA (x1), Kabel IDE (x1)
By Yusuf Oik Araya