VIVAnews - Micro-Star International (MSI) baru saja menghadirkan jajaran komputer jinjing terbarunya di pasaran Indonesia yakni X-Slim series. Adapun produk yang diunggulkan dapat mendongkrak penjualan adalah seri X-340 yang sudah mendukung platform Intel terbaru yakni prosesor CULV, alias prosesor Consumer Ultra Low Voltage.
“Tahun lalu, MSI merupakan salah satu produsen pertama yang meluncurkan netbook berbasis prosesor Atom di pasaran, sampai kemudian produsen lain tertarik dan ikut meramaikan pasar,” kata Hinayana July, Director PT Alfa Artha Andhaya, distributor produk-produk MSI di Indonesia di sela jumpa pers peluncuran notebook X-Slim, 19 Mei 2009. “Dengan hadirnya platform terbaru dari Intel, yakni CULV, kami kembali ingin menjadi yang pertama menghadirkan solusi tersebut ke hadapan pengguna,” ucapnya.
Hinayana menyatakan, peluncuran notebook berbasis platform terbaru dari Intel, lebih dulu dibanding kompetitornya merupakan gambaran bahwa MSI sangat serius menekuni bisnis notebook dan mengikuti roadmap Intel. Ia juga berharap notebook berbasis CULV yang ultra portabel bisa menjadi tren seperti halnya maraknya penjualan netbook di tahun lalu. “Mudah-mudahan produk ini bisa menjadi booming seperti netbook MSI Wind yang kami luncurkan tahun lalu,” ucapnya. “Bila makin banyak produk yang dihadirkan, maka harganya bisa makin kompetitif, dan akhirnya konsumen yang diuntungkan,” kata Hinayana.
Di Indonesia, selama ini MSI lebih dikenal dengan produk-produk komponen PC seperti motherboard dan VGA. Tetapi sejak sekitar 3-4 tahun yang lalu, produsen asal Taiwan ini juga serius menggarap pasar notebook di tanah air.
Selain menghadirkan notebook tipis ultra portabel, pada kesempatan yang sama MSI juga memperkenalkan jajaran gaming notebook terbaru mereka yang memiliki spesifikasi prosesor Core 2 Duo, grafis GeForce 9800GS dengan memori video 1GB, RAM sebesar 2 GB, layar 15,4 inci harddisk mulai dari 160GB, webcam 2 mega piksel, serta speaker stereo mendukung HD audio. Produk ini akan masuk ke pasar Indonesia, Juli mendatang.