Perang ultraportabel netbook yang dimulai sejak 2007 memang membuat para produsen komputer berlomba-lomba menawarkan netbook buatan mereka yang bukan hanya lebih ringan dan lebih tipis, tetapi juga lebih cepat, tetap trendy, dan satu faktor lagi yang sangat penting, yakni ketahanan batere super lama.
Wajar, pasalnya konsumen netbook umumnya adalah orang-orang yang tingkat mobilitasnya sangat tinggi dan ingin selalu dapat menggunakan perangkat komputer portabel yang dimiliki, tanpa harus terkendala oleh batere yang hanya mampu bertahan selama beberapa jam saja.
MSI Wind U115 tampaknya berhasil menjawab tantangan tersebut dengan sangat baik. Dalam pengujian yang dilakukan dengan tool benchmark Battery Eater, MSI Wind U115 terbukti sanggup beroperasi hingga 25 jam lebih secara nonstop.

Memang MSI tidak secara langsung menyatakan netbook mereka dapat bertahan hingga selama itu, karena dengan batere standar 6-cell, MSI Wind U115 mampu mendukung operasi selama 12-14 jam saja, tapi bila diupgrade dengan batere 9-cell yang ditawarkan pada saat pembelian, netbook super hemat listrik ini sanggup terus beroperasi hingga sehari semalam, atau tepatnya 25 jam, 4 menit, 16 detik, sebelum kehabisan batere.
Selain dilengkapi storage ganda SSD dan HDD, MSI Wind U115 yang memiliki layar 10-inch dengan tingkat resolusi 1024×600 ini dilengkapi dengan prosesor Intel Atom berkecepatan 1.6GHz, chipset grafis US15W, memory 1GB, dan tentu saja dengan fitur standar lain semacam Wi-Fi, Bluetooth, card reader, 2 megapixel camera dan tiga USB slots.
Berkat pilihan storage yang sangat lega dan ketahanan batere yang demikian mengagumkan, netbook yang juga sangat tipis dan ringan ini bukan hanya sangat cocok bagi para user yang memiliki tingkat mobilitas maksimum, tetapi juga tak mau kompromi dengan terhambatnya kegiatan dan komunikasi menggunakan perangkat portabelnya, hanya karena faktor penyebab yang sangat sepele, batere drop. (mas_sas)
Key tags :
MSI Wind U115,
hybrid storage